JURUSAN MESIN

Sejarah Jurusan

Jurusan Teknik Mesin adalah salah satu jurusan di Politeknik Negeri Pontianak yang sudah berdiri selama 3 dasawarsa. Jurusan Teknik Mesin berdiri pada tahun 1987 bersamaan dengan dibukanya Program Studi Perawatan dan Perbaikan yang menyelenggarakan program pendidikan untuk jenjang Diploma 2 yang masih berstatus Politeknik Universitas Tanjungpura. Dalam kurun 3 dasawarsa Jurusan Teknik Mesin telah menyelenggarakan 4 program studi yaitu :

  • Program Studi Diploma-I Operator dan Peralatan Alat Berat
  • Program Studi Diploma-II Pemeliharaan Kendaraan Ringan
  • Program Studi Diploma-III Teknik Mesin
  • Program Studi Sarjana TerapanTeknik Mesin
  • PSDKU Polnep di Kabupaten Sanggau Prodi D-III Teknologi Mesin (Kampus Kab. Sanggau)

Dasar hukum penyelenggaraan Jurusan Teknik Mesin berubah dengan diterbitkannya Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 079/O/1997 tertanggal 28 April 1997 perihal Pendirian Politeknik Negeri Pontianak, pada surat keputusan ini juga pada pasal 18 disebutkan bahwa Jurusan pada Politeknik Negeri Pontianak terdiri atas :

  1. Jurusan Teknik Sipil
  2. Jurusan Teknik Mesin
  3. Jurusan Teknik Elektro
  4. Jurusan Teknik Niaga

Sebagai Unit Pengelola Program Studi (UPPS), Jurusan Teknik Mesin telah melakukan berbagai upaya dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan, terutama dalam menumbuh kembangkan kreativitas serta inovasi lulusan sesuai zaman sehingga dapat menghadapi daya saing global RI 4.0 pada kehidupan masa depan dengan lebih baik sehingga dapat meningkatkan kualitas hidupnya.

Periodesasi Ketua Jurusan

M. Taufik Ibrahim, A.MK., S.ST

Periode

1987 - 1989
2003 - 2007

Drs. Dedi Setiawan, M.T

Periode

1989 - 1991

Dr. Ir. H .M. Toasin Asha, M.Si

Periode

1991 - 1994
1999 - 2000

Alm. Ir. Raden Bintarso

Periode

1997 - 1999

Rusdaniyar, S.T., M.Eng

Periode

2000 - 2003
2019 - 2023

Alm. Hendro Cahyono, S.T., M.T

Periode

2007 - 2011

Rusadi, S.T., M.T

Periode

2011 - 2015

Dr. H. Widodo PS, S.T., M.T

Periode

2015 - 2019

Masy’ari, S.T., M.Eng

Periode

2023 - 2027

Sekilas Jurusan

A. VISI
“Pada tahun 2024, diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan, sehingga mampu menyerap teknologi dan bersaing ditingkat nasional maupun internasional, serta memiliki keunggulan dalam penyelenggaraan pendidikan Vokasional dan mampu menerapkan hasil-hasil penelitian”. Pelaksana pendidikan vokasi yang berkualitas di sini bermakna bahwa Jurusan Teknik Mesin dalam mengembangkan proses pembelajaran lebih mengutamakan penguasaan keahlian terapan tertentu. Dipercaya dan berwawasan di bidang Teknik Mesin memiliki makna bahwa Jurusan Teknik Mesin dalam menghasilkan lulusan dapat memenuhi kebutuhan tenaga profesional di bidang Teknik Mesin yang dibutuhkan oleh dunia industri.


B. MISI
“Menyelenggarakan pendidikan Vokasional, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, menjadikan program studi sebagai pusat informasi, ilmu pengetahuan dan pelayanan teknologi dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkesinambungan dengan memanfaatkan sumber daya dan kemampuan yang dimiliki secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat”

Perencanaan Strategis 2020–2024 merupakan perencanaan strategis yang difokuskan pada persiapan Jurusan Teknik Mesin menjadi salah satu pelaksana akademik unggul dibidang pendidikan Teknik Mesin dan research di era global. Diharapkan lulusan Jurusan Teknik Mesin memiliki kualifikasi unggul dan berkarakter, sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, selain itu diharapkan juga akan meningkatkan kepercayaan dan minat masyarakat terhadap Jurusan Teknik Mesin. Sebagai Unit Pengelola Program Studi (UPPS), Jurusan Teknik Mesin telah melakukan berbagai upaya dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan, terutama dalam menumbuh kembangkan kreativitas serta inovasi lulusan sesuai zaman. Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Jurusan Teknik Mesin terbagi menjadi pengembangan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, yaitu dari tahun 2020-2024. Penyusunan Renstra Jurusan Teknik Mesin ini tentunya mengacu kepada Renstra dan arah pengembangan POLNEP.

Program Pengembangan jangka pendek:

  1. Meningkatkan kinerja jurusan melalui pelayanan sistem administrasi dan penataan data base jurusan dalam rangka monitoring dan evaluasi diri secara terus menerus dengan sistem komputerisasi;
  2. Melakukan revisi kurikulum menuju kurikulum Merdeka Belajar kampus Merdeka di Era Industri 4.0;
  3. Mengirim Staf Pengajar untuk mengikuti Program Sertifikasi;
  4. Menata program inventarisasi di laboratorium dan bengkel.

Program Pengembangan Jangka Menengah:

  1. Meningkatkan pelayanan sistem administrasi jurusan kepada mahasiswa, staf pengajar, teknisi melalui peningkatan vakasionalisme dan kualitas pelayanan dengan motto tepat waktu, ukuran dan aturan;
  2. Melakukan pengembangan kurikulum berbasis kompetensi dengan konsentrasi tertentu yang sesuai kebutuhan pasar kerja;
  3. Meningkatkan kemampuan Staf Pengajar melalui pendidikan bergelar dalam negeri (S-3) dan pendidikan non gelar dalam negeri (program sertifikasi, magang industri dan pelatihan Bahasa Inggris);
  4. Meningkatkan kemampuan staf administrasi dan teknisi melalui pelatihan dan magang industri;
  5. Akreditasi program studi di Jurusan Teknik Mesin;
  6. Meningkatkan kerja sama dengan pihak luar melalui pembentukan unit usaha jasa dan industri dan konsorsium bersama Asosiasi Profesi;
  7. Penataan sistem pengelolaan kerja sama jurusan, pada bidang penelitian terapan, produk, jasa pelatihan dan sertifikasi.

Program Pengembangan Jangka Panjang:

  1. Menghasilkan lulusan yang berbasis kompetensi baik lokal, nasional maupun internasional;
  2. Meningkatkan kerjasama industri, asosiasi profesi dan lembaga/institusi dengan sistem jaringan (Net work) untuk menjamin keberlanjutan operasional jurusan secara keseluruhan;
  3. Kerja sama program studi Jurusan Teknik Mesin dengan lembaga pendidikan vokasional lain setingkat nasional maupun regional dalam bentuk pertukaran dosen, mahasiswa.